{"id":7847,"date":"2025-06-22T17:19:32","date_gmt":"2025-06-22T10:19:32","guid":{"rendered":"https:\/\/kankemenagkotamadiun.id\/home\/?p=7847"},"modified":"2025-06-22T17:19:32","modified_gmt":"2025-06-22T10:19:32","slug":"pemulangan-berjalan-lancar-lebih-74ribu-jemaah-haji-reguler-tiba-di-tanah-air","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kankemenagkotamadiun.id\/home\/pemulangan-berjalan-lancar-lebih-74ribu-jemaah-haji-reguler-tiba-di-tanah-air\/","title":{"rendered":"*Pemulangan Berjalan Lancar, Lebih 74ribu Jemaah Haji Reguler Tiba di Tanah Air*"},"content":{"rendered":"<p>Siaran Pers<br \/>\nKementerian Agama RI<\/p>\n<p>Hingga hari ke-53 operasional haji 1446 H\/2025 M, pemulangan jemaah haji ke Tanah Air dan pendorongan jemaah gelombang kedua ke Kota Madinah secara umum berjalan lancar, aman, dan terkendali.<\/p>\n<p>Kepala Seksi Media Center Haji (MCH) Daerah Kerja Makkah, Dodo Murtado menyampaikan, berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerasisasi Haji Terpadu (Siskohat), hingga tanggal 22 Juni 2025 pukul 13.00 WIB, jemaah dan petugas haji haji yang telah tiba di Tanah Air berjumlah 74.447 orang tergabung dalam 192 kelompok terbang.<\/p>\n<p>\u201cHari ini, 22 Juni 2025, ada 17 kloter jemaaah haji gelombang pertama yang dijadwalkan pulang ke Tanah Air dengan total jemaah haji dan petugas berjumlah 7.801 orang,\u201d terang Dodo Murtado dalam keterangan persnya di Makkah, Minggu (22\/06\/2025).<\/p>\n<p>\u201cSementara, jemaah dan petugas haji gelombang kedua yang sudah tiba di Madinah hingga 21 Juni 2025 berjumlah 21.626 orang. Lalu, 18 kloter dengan total jemaah haji dan petugas berjumlah 6.990 dijadwalkan berangkat ke Madinah,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Dodo mengungkapkan, Kota Madinah menjadi tempat singgah terakhir sebelum para jemaah haji kembali ke Tanah Air, sekaligus menjadi lokasi penting untuk beribadah dan berziarah.<\/p>\n<p>\u201cDiantara tempat ziarah utama yang berada di Madinah adalah Makam Nabi Muhammad SAW yang berdampingan dengan makam sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>\u201cJika dilihat dari luar, makam Rasulullah ditandai dengan kubah berwarna hijau. Ulama bersepakat, ziarah ke makam Nabi Muhammad hukumnya sunnah,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Masih di dalam Masjid Nabawi, Dodo menambahkan, terdapat pula Raudhah. Raudhah berada antara makam Nabi Muhammad dan mimbar tempat Nabi berkhotbah.<\/p>\n<p>\u201cIni adalah tempat mustajab untuk berdoa. Nabi Muhammad saw menyebutnya sebagai satu taman dari taman-taman surga (raudhatan min riyadhil jannah),\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, jemaah haji yang ingin masuk ke Raudhah harus memiliki tasreh (semacam surat izin masuk). Pengurusan Tasreh, jelas Dodo, akan difasilitasi oleh petugas. Jemaah haji diminta untuk mematuhi alur masuk Raudhah dan ziarah ke makam Nabi Muhammad.<\/p>\n<p>\u201cJangan memaksakan diri bila belum mendapat jadwal atau izin. Petugas akan membantu mengarahkan dan memastikan proses ziarah berlangsung tertib dan nyaman,\u201d imbaunya.<\/p>\n<p>Selama di Kota Madinah, PPIH Arab Saudi Seiring mengimbau kepada seluruh jemaah haji untuk mencatat dan mengingat nama hotel, termasuk jalur dari hotel menuju Masjid Nabawi. \u201cPintu masuk ke Masjid Nabawi dapat dikenali dengan nomor di setiap pintu masuknya,\u201d kata Dodo.<\/p>\n<p>\u201cKami perlu ingatkan juga kepada jemaah haji untuk tidak menitipkan sandal kepada siapapun saat beribadah di masjid . Sandal agar dibawa masing-masing dengan cara menggunakan kantong plastik atas tas bawaannya,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Otoritas Arab Saudi juga telah menetapkan larangan merokok di area Masjid Nabawi. Merokok di area terlarang akan dikenakan sanksi berupa denda yang ditetapkan otoritas Saudi. \u201cJemaah haji Indonesia diimbau agar mengindahkan dan mematuhi larangan tersebut agar terhindar dari dampak sanksi yang ditetapkan otoritas setempat,\u201d tandas Dodo.<\/p>\n<p>Humas<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siaran Pers Kementerian Agama RI Hingga hari ke-53 operasional haji [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":7848,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-7847","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/kankemenagkotamadiun.id\/home\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250622-WA0041.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kankemenagkotamadiun.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7847","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kankemenagkotamadiun.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kankemenagkotamadiun.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kankemenagkotamadiun.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kankemenagkotamadiun.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7847"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kankemenagkotamadiun.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7847\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7849,"href":"https:\/\/kankemenagkotamadiun.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7847\/revisions\/7849"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kankemenagkotamadiun.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7848"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kankemenagkotamadiun.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7847"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kankemenagkotamadiun.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7847"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kankemenagkotamadiun.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7847"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}