Enam siswa terpilih dari MAN 1 Kota Madiun, SMKN 3 Kota Madiun dan SMA 3 Taruna Angkasa Madiun didampingi Iptu Widada dan Aipda Epri Yonus dari Satbinmas Polres Madiun Kota berkesempatan melakukan audiensi mengenai moderasi beragama dengan Kakankemenag Kota Madiun Zainut Tamam, Kamis (25/9).

“Bahwasanya moderasi beragama bukanlah hal absurd yang tidak bisa diukur, namun keberhasilannya dalam kehidupan masyarakat Indonesia dapat kita lihat dari empat indicator utamanya, yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan dan adaptif terhadap budaya local,” terang Tamam.

Ia juga menjelaskan tentang indicator moderasi beragama dalam komitmen kebangsaan adalah Pancasila, bhineka tunggal ika, NKRI harga mati dan UUD 1945, “kita hidup bernegara dasarnya adalah Pancasila namun bila kita hidup beragama dasarnya adalah Al-Qur’an,” lanjutnya.

Adapun ke-enam siswa tersebut akan berlaga di ajang pemilihan Pelajar Duta Kamtibmas (PDK) Provinsi Jawa Timur pada 30 September 2025, dan sebelumnya akan mendapatkan pembekalan di tingkat Polda Jawa Timur yang akan digelar di Hotel Mercure Surabaya.