Kota Madiun – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan bimbingan perkawinan, Kantor Kementerian Agama Kota Madiun menggelar Sosialisasi Sistem BINA KAMI (Bimbingan Perkawinan Kantor Kementerian Agama Kota Madiun). Kegiatan ini berlangsung di Aula Al-Ikhlas II pada Senin (27/10/2025), dan diikuti oleh seluruh ASN Penghulu, Penyuluh, serta operator dari setiap KUA Kecamatan se-Kota Madiun.
Kakankemenag Kota Madiun, Zainut Tamam, dalam arahannya menyampaikan pentingnya sinergi seluruh elemen KUA dalam menyukseskan program Gema Scatin (Gerakan Menanam Satu Pohon Bagi Calon Pengantin) dan Bina Kami. Ia menekankan bahwa inovasi berbasis digital seperti Sistem BINA KAMI menjadi langkah nyata dalam memberikan pelayanan bimbingan perkawinan yang lebih cepat, mudah, dan akurat bagi calon pengantin.
“Sistem ini bukan sekadar alat bantu administrasi, tetapi juga sarana untuk memperkuat pembinaan keluarga sakinah. Melalui layanan digital ini, kita harapkan bimbingan perkawinan dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan terdata dengan baik,” ujarnya.
Selanjutnya, penjelasan teknis mengenai penggunaan Sistem BINA KAMI disampaikan oleh Adam Febriansyah, Pranata Komputer pada Seksi Bimbingan Masyarakat Islam. Ia memaparkan fitur-fitur utama dalam sistem, mulai dari pendaftaran calon pengantin hingga pelaporan kegiatan bimbingan yang dapat diakses oleh operator KUA.
“Sistem BINA KAMI dirancang agar memudahkan calon pengantin mendaftar dan mengikuti bimbingan secara transparan. Bagi operator dan petugas KUA, sistem ini juga memudahkan monitoring serta evaluasi layanan bimbingan perkawinan,” jelas Adam.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh ASN Kemenag Kota Madiun, khususnya di lingkungan KUA, dapat memahami dan mengimplementasikan Sistem BINA KAMI dengan optimal. Dengan demikian, Kementerian Agama Kota Madiun terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan publik yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (Humas)
